Website Mengulas Informasi Kesehatan dan Kecantikan

9 Cara Melatih Anak Berbicara Dengan Cepat Dan Terbukti Berhasil

cara melatih anak berbicara

Anak merupakan sebuah harta titipan yang sangat tak ternilai bagi orangtua. Perlu adanya penjagaan, bimbingan serta seluruh jaminan terhadap berlangsungnya kehidupan yang lebih baik bagi buah hati. Pemberian seluruh kebutuhan tersebut, tentunya dibutuhkan sebuah kemampuan komunikasi yang baik antara orangtua dan anak.

Cara Melatih Anak Berbicara

Kemampuan komunikasi didapatkan secara alamiah karena pada lahir kita sudah dapat menangis. Ini sebagai tanda adanya rasa ketidaknyamanan atau keinginan terhadap sesuatu pada diri kita. Namun, perlu adanya proses pengembangan komunikasi khususnya keterampilan berbicara pada anak untuk menjalin interaksi yang baik. Berikut beberapa metode dan cara melatih anak berbicara yang bisa Anda terapkan.

1. Latihan Secara Koorperatif

Latihan yang sangat baik ini biasa dilakukan untuk mengembangkan keterampilan berbicara pada anak. Dilakukan secara berkelompok dengan seorang pembimbing yang mengarahkan latihan.
Latihan Kooperatif dengan menyusun cerita:

  • Pembimbing menjelaskan jenis latihan yang akan dilakukan,
  • Berikan gambar contoh berupa gambar liburan dan cerita dari gambar tersebut (dengan kosakata berbagai destinasi wisata),
  • Pembimbing memberikan gambar dan puzzle kosong untuk nama destinasi wisata,
  • Anak-anak pada setiap kelompok dipersilahkan memilih gambar destinasi wisata yang diinginkannya,
  • Setiap kelompok menjelaskan destinasi wisatanya dan alasan mereka ingin memilih destinasi tersebut.

2. Bantuan Media Gambar

cara melatih anak berbicara dengan bantuan media gambar

Media merupakan saran untuk menyampaikan tujuan pesan kepada seseorang atau sasaran. Dalam latihan berbicara media gambar memberikan fungsi visual untuk mengarahkan dan menarik perhatian anak untuk latihan secara nyaman dan antusias.
Banyak media gambar yang dapat digunakan untuk latihan berbicara anak. Salah satunya media gambar berseri.

Cara memainkannya:

  • Buat cerita dengan beberapa gambar dalam satu cerita, misal: rumah nenek
  • Siapkan cerita dan gambar yang menunjukan kegiatan di rumah nenek, seperti berkebun, pergi ke pantai, membuat kue kesukaan nenek, dan sebagainya.
  • Ceritakan rumah nenek dengan gambar yang dipilih sehingga anak dapat meniru dan memilihi apa yang diimajinasikannya,
  • Jika gambar sudah dipilih, berikan waktu bagi anak untuk bercerita.

3. Gunakan Alat Permainan Edukatif

Cara mengajari anak berbicara yang paling mudah adalah dengan mainan. Kegiatan yang disukai anak biasanya adalah permainan. Mereka akan melakukannya tanpa mengingat waktu karena antusias yang tinggi. Alat permainan pun dapat dibuat semenarik mungkin. Misalnya dengan permainan Ular Tangga.

Cara bermain:

  • Siapkan alat permainan Ular Tangga.
  • Setiap ular dan tangga dalam kotak akan berisi judul cerita.
  • Pemain yang lain akan memberikan judul cerita sesuai nomor kotak.
  • Pemain yang berada dalam kotak dipersilahkan bercerita tentang judul tersebut.

4. Bermain Peran

cara melatih anak berbicara dengan bermain peran

Permainan peran adalah hal yang mudah dan sederhana untuk dilakukan. Ini dapat mengasah keterampilan berbicara anak dan pengetahuannya. Beberapa judul dapat diberikan kepada anak seperti: Pergi Kedoker gigi, Polisi, Fun cooking, Robot dan sebagainya.

5. Berikan Film atau Video yang Memiliki Prononsiasi dan Edukasi yang Baik

Film atau video merupakan salah satu media audio-visual yang mudah untuk diminati anak. Pemberian media ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan anak khususnya dalam keterampilan berbicara.
Konten dan pronosisasi seperti video nama-nama buah, nama-nama alat transportasi atau film seperti Dora The Exploreryang menampilkan kosakata baru dan prononsiasi akan berpengaruh baik bagi pengetahuan anak. Kosakata dan prononsiasi membantu anak dalam berbicara dan menambah pengetahuannya terdahap suatu bahasa.

6. Menceritakan Dongeng atau Pengetahuan Bagi Anak

cara melatih anak berbicara dengan menceritakan dongeng pada anak

Jika anda jarang melakukannya, maka menceritakan dongeng atau pengetahuan pada anak perlu untuk dibiasakan. Kosakata dan pengetahuan pada cerita anda akan diingat dalam memori anak pada usia dini karena memori bahasanya yang masih luas. Anak akan bertanya dan memahami cerita tersebut. Proses inilah yang akan membantu anak dalam mendapatkan ide atu inspirasi yang akan dibicarakannya.

7. Ajak Anak Mengenal Lingkungan

Pengenalan lingkungan merupakan hal terpenting bagi anak. Karena kemampuan berbicara pada anak akan dipengaruhi oleh lingkungannya seperti seringnya ia diajak untuk berkomunikasi oleh temannya dan memberikan ucapan yang baik.
Pembelajaran langsung terhadap lingkungan baru pun dapat dilakukan seperti mengunjungi kebun binatang atau taman lalu lintas. Anak akan mendapatkan kosakata baru secara langsung dan pengetahuan tentang binatang maupun pengetahuan yang mempengaruhi lingkungan kesehariannya.

8. Berikan Motivasi

Motivasi bagi anak untuk berbicara sangat dibutuhkan. Berikan motivasi anak seperti ucapan penghargaan, memuji dan meyakinkan bahwa anak dapat melakukan sesuatu yang ia ragukan. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri anak untuk berbicara.

9. Pemberian Bahasa

cara melatih anak berbicara dengan pemberian bahasa

Penggunaan bahasa pada anak akan mempengaruhi keterampilan berbicaranya. Ini disebabkan oleh pemberian bahasa yang perlu diperhatikan. Bagi kita warga Indonesia, pemberian jumlah bahasa yang pertama kali adalah bahasa daerah atau bahasa Indonesia yang disebut bahasa Ibu lalu disusul dengan bahasa kedua yaitu bahasa umum (Asing) seperti bahasa Inggris.

Orangtua dapat memberikan anaknya lebih dari dua bahasa ketika anak masih berusia dini hingga usia 10-12 tahun. Bahkan ketika anak diusia 2-3 tahun ia akan mengatakan kata yang sering dikatakan orangtuanya seperti: papa, mama, baba, meng (meong atau kucing) dan sebagainya. Hal ini dikarenakan proses penerapan kosakata pada anak masih terbuka lebar dibandingkan anak diatas usia 10-12 tahun yang mempelajari suatu bahasa baru.

Cara pemberian bahasa:

  • Dilakukan dengan memberikan pengetahuan media cetak , audio, visual maupun audio-visual dengan kosakata yang berbeda.
  • Orangtua mengucapkan bahasa ibu dalam keseharian dan menggunakan bahasa kedua untuk beberapa keadaan untuk membantu anak mengingatknya.
  • Pembagian bahasa dapat dilakukan, misalnya: ibu menggunakan bahasa Daerah atau bahasa Indonesia dan ayah menggunakan bahasa kedua (Asing).
    Sebelum melakukan cara tersebut, anda perlu memahami beberapa hal yang harus diperhatikan:

1. Pilih Waktu yang Tepat Untuk Berkomunikasi

Komunikasi yang baik membutuhkan waktu yang tepat. Ketika anda akan berbicara pada anak tentang suatu informasi maka anda perlu memilih waktu yang tepat agar anak mampu untuk berbicara dengan jelas dan menerima komunikasi dengan baik.

2. Lakukan Secara Berhadapan (Face To Face)

Sebaiknya anda berbicara dengan anak secara berhadapan agar anda mengetahui ekpresi langsung pada anak ketika berkomunikasi. Ini akan membantu anda mengetahui perasaan anak maupun keadaannya.

3. Ucapkan Sesuatu dengan Baik, Jelas, Benar dan Mudah Dipahami Anak

Perkataan yang diucapkan sebaiknya tidak mengandung bahasa kasar, jelas secara pengucapan dan pemaknaannya, benar sesuai tatabahasa dan pengertiannya serta mudah untuk dipahami anak.

4. Hindari Komunikasi Monolog

Anda perlu menahan diri ketika ingin berbicara pada anak dalam setiap keadaan. Pembicaraan yang tidak terespon dengan baik oleh anak akan menjadikan komunikasi monolog. Pembicaraan ini biasa dilakukan ketika anda hanya berbicara tanpa memberikan waktu kepada anak untuk menjelaskan.

5. Gunakan Sikap yang Baik

Sikap anda ketika berbicara sangat penting bagi respon anak karena komunikasi yang tidak akanberjalan dengan baik. Seperti ketika anda sedang marah.

6. Perhatikan Suasana Hati Anak

Suasana hati anak juga perlu diperhatikan karena faktor emosi yang akan berpengaruh pada gaya bicara anak dan proses komunikasi. Anak yang sedang memiliki emosi yang buruk cenderung kurang respon dalam pembicaraan. Maka peran orangtua untuk dapat mengerti hal tersebut dan berbicara ketika suasana hati anak sedang baik.

Demikian beberapa cara melatih anak berbicara yang dapat anda lakukan. Pengetahuan yang luas tentang dunia anak maupun sesuatu sedang diminati oleh anak akan membantu anda lebih memahaminya dan menciptakan pembicaraan yang lebih menarik.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.